16 Januari 2024, berita, Protokol DeFi Ondo Finance akan menyambut putaran ketiga pelepasan token, dengan pasokan token asli ONDO diperkirakan akan meningkat sebesar 61%, dengan nilai total sekitar 7,37 miliar dolar AS. Di antaranya, sekitar 1,23 miliar dolar AS dialokasikan untuk investor swasta, termasuk Pantera Capital dan Founders Fund milik Peter Thiel, sementara sisa 6,14 miliar dolar AS akan digunakan untuk pengembangan protokol dan pembangunan ekosistem. Pelepasan ini menjadi fokus perhatian investor dan pasar, dan diperkirakan dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek.
Ondo adalah platform DeFi yang didukung oleh aset dunia nyata (RWA), memungkinkan pengguna untuk berinvestasi dalam token yang didukung oleh aset seperti saham dan obligasi AS. Token ONDO sebagai token tata kelola dapat digunakan untuk pengajuan proposal dan pemungutan suara, menentukan parameter ekonomi protokol dan penyesuaian kontrak pintar dasar. Pihak resmi menerapkan mekanisme pelepasan bertahap untuk mencegah investor awal melakukan pencairan sekaligus, sekaligus memberi insentif kepada tim untuk terus mendorong pengembangan protokol.
Meskipun pelepasan token biasanya dianggap sebagai tekanan jual potensial, dampaknya tergantung pada strategi investor. Beberapa investor swasta atau anggota tim mungkin memilih untuk menjual sebagian token terkunci melalui perdagangan OTC dengan diskon, atau karena optimisme terhadap nilai jangka panjang, mereka tetap memegangnya. Aktivitas perdagangan OTC yang meningkat menambah kompleksitas pasar dan juga membawa risiko tertentu. Pada tahun 2026, investor harus waspada terhadap kasus penipuan dalam transaksi OTC yang serupa dengan kejadian Aza Ventures di India tahun lalu.
Sejak pelepasan terakhir pada Januari tahun lalu, harga ONDO telah turun sekitar 68%, dan investor memantau secara ketat reaksi pasar terhadap pelepasan ini. Data platform menunjukkan bahwa protokol Ondo memiliki simpanan lebih dari 2 miliar dolar AS, menunjukkan bahwa proyek DeFi yang didukung aset dunia nyata semakin menarik perhatian institusi dan investor individu. Ke depan, kinerja pasar token ONDO akan dipengaruhi oleh kecepatan pelepasan, perilaku investor, dan suasana pasar DeFi secara keseluruhan. Putaran pelepasan token berikutnya dijadwalkan pada Januari 2027, dan diperkirakan akan menguji likuiditas pasar dan kepercayaan investor lebih lanjut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ondo Finance putaran ketiga pembukaan kunci token ONDO segera berlangsung, total nilai $737 juta meningkat pesat dalam volume yang beredar
16 Januari 2024, berita, Protokol DeFi Ondo Finance akan menyambut putaran ketiga pelepasan token, dengan pasokan token asli ONDO diperkirakan akan meningkat sebesar 61%, dengan nilai total sekitar 7,37 miliar dolar AS. Di antaranya, sekitar 1,23 miliar dolar AS dialokasikan untuk investor swasta, termasuk Pantera Capital dan Founders Fund milik Peter Thiel, sementara sisa 6,14 miliar dolar AS akan digunakan untuk pengembangan protokol dan pembangunan ekosistem. Pelepasan ini menjadi fokus perhatian investor dan pasar, dan diperkirakan dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek.
Ondo adalah platform DeFi yang didukung oleh aset dunia nyata (RWA), memungkinkan pengguna untuk berinvestasi dalam token yang didukung oleh aset seperti saham dan obligasi AS. Token ONDO sebagai token tata kelola dapat digunakan untuk pengajuan proposal dan pemungutan suara, menentukan parameter ekonomi protokol dan penyesuaian kontrak pintar dasar. Pihak resmi menerapkan mekanisme pelepasan bertahap untuk mencegah investor awal melakukan pencairan sekaligus, sekaligus memberi insentif kepada tim untuk terus mendorong pengembangan protokol.
Meskipun pelepasan token biasanya dianggap sebagai tekanan jual potensial, dampaknya tergantung pada strategi investor. Beberapa investor swasta atau anggota tim mungkin memilih untuk menjual sebagian token terkunci melalui perdagangan OTC dengan diskon, atau karena optimisme terhadap nilai jangka panjang, mereka tetap memegangnya. Aktivitas perdagangan OTC yang meningkat menambah kompleksitas pasar dan juga membawa risiko tertentu. Pada tahun 2026, investor harus waspada terhadap kasus penipuan dalam transaksi OTC yang serupa dengan kejadian Aza Ventures di India tahun lalu.
Sejak pelepasan terakhir pada Januari tahun lalu, harga ONDO telah turun sekitar 68%, dan investor memantau secara ketat reaksi pasar terhadap pelepasan ini. Data platform menunjukkan bahwa protokol Ondo memiliki simpanan lebih dari 2 miliar dolar AS, menunjukkan bahwa proyek DeFi yang didukung aset dunia nyata semakin menarik perhatian institusi dan investor individu. Ke depan, kinerja pasar token ONDO akan dipengaruhi oleh kecepatan pelepasan, perilaku investor, dan suasana pasar DeFi secara keseluruhan. Putaran pelepasan token berikutnya dijadwalkan pada Januari 2027, dan diperkirakan akan menguji likuiditas pasar dan kepercayaan investor lebih lanjut.