

Pada 2025, tim pengembang Mira meluncurkan Mira (MIRA) untuk mengatasi masalah keandalan sistem AI, termasuk halusinasi dan keluaran yang tidak konsisten sehingga memerlukan pengawasan manusia terus-menerus. Sebagai jaringan verifikasi terdesentralisasi untuk AI otonom, Mira berperan vital dalam verifikasi AI, layanan kesehatan, keuangan, dan hukum.
Hingga 2026, Mira telah memantapkan diri di infrastruktur verifikasi AI, dengan lebih dari 13.000 pemegang token serta komunitas pengembang yang aktif. Artikel ini menyajikan analisis mendalam terkait arsitektur teknis, performa pasar, dan potensi masa depannya.
Mira dikembangkan oleh timnya pada 2025, berfokus pada solusi tantangan keandalan AI, seperti halusinasi dan kebutuhan pengawasan manusia yang konstan sehingga membatasi penerapan pada aplikasi kritikal. Mira hadir di tengah kemajuan pesat teknologi AI dan meningkatnya kekhawatiran atas kredibilitas AI, dengan tujuan mewujudkan AI benar-benar otonom melalui hasil yang dapat diverifikasi secara matematis tanpa kepercayaan—mengubah lanskap teknologi saat ini. Peluncuran Mira membuka peluang baru bagi sektor bernilai tinggi yang membutuhkan otonomi AI, meliputi layanan kesehatan, keuangan, dan hukum.
Berkat dukungan komunitas dan tim pengembang, Mira terus mengoptimalkan teknologi, keamanan, dan aplikasi nyata.
Mira menjalankan jaringan verifikasi terdesentralisasi yang tersebar secara global sehingga tidak bergantung pada otoritas terpusat. Partisipan jaringan berkolaborasi memverifikasi keluaran AI melalui mekanisme konsensus, menjamin transparansi sistem, ketahanan terhadap serangan, serta meningkatkan otonomi pengguna dan daya tahan jaringan.
Blockchain Mira berfungsi sebagai buku besar digital publik yang tak dapat diubah untuk merekam transaksi verifikasi. Transaksi dikelompokkan ke dalam blok dan dihubungkan menggunakan kriptografi hashing, membentuk rantai yang aman. Siapa saja dapat mengakses catatan ini, sehingga kepercayaan terbangun tanpa perantara. Dengan fondasi BASE chain, jaringan ini memanfaatkan infrastruktur blockchain yang ada untuk meningkatkan performa dan interoperabilitas.
Mira menggunakan mekanisme konsensus yang menyalurkan keluaran AI melalui beberapa model independen untuk memvalidasi hasil dan mencegah keluaran tidak andal. Partisipan jaringan menjaga integritas sistem dengan mengoperasikan node verifikasi dan mensyaratkan kesepakatan antar model AI. Inovasinya meliputi eliminasi titik kegagalan tunggal, tetap menjaga performa real-time, serta menghasilkan hasil yang dapat diverifikasi secara matematis tanpa campur tangan manusia.
Mira memanfaatkan kriptografi blockchain untuk melindungi proses verifikasi:
Sistem ini memastikan keamanan jaringan dan menjaga rekam jejak verifikasi yang transparan namun aman. Pendekatan konsensus multi-model memberikan lapisan keamanan ekstra dengan keharusan adanya kesepakatan di antara sistem AI independen sebelum hasil dianggap terverifikasi.
Per 22 Januari 2026, suplai beredar Mira adalah 191.200.000 token, dengan total suplai 1.000.000.000 token dan suplai maksimum 1.000.000.000 token. Sirkulasi tersebut mewakili sekitar 19,12% dari suplai maksimum, mencerminkan distribusi token yang terkontrol dan berpotensi memengaruhi keseimbangan penawaran-permintaan dalam jangka waktu tertentu.
Mira menembus harga $2,6662 pada 26 September 2025 didorong dinamika pasar di fase awal perdagangan token. Harga terendah tercatat $0,1122 pada 18 Desember 2025, merefleksikan volatilitas pasar dan proses penemuan harga pasca perdagangan perdana. Fluktuasi tersebut menunjukkan sensitivitas aset terhadap sentimen pasar, tren adopsi, serta kondisi pasar kripto yang lebih luas.
Klik untuk melihat harga pasar MIRA terkini

Ekosistem Mira mendukung beragam aplikasi:
Mira memperkuat kapabilitas teknis dan pengaruh pasar melalui pengembangan ekosistem. Kemitraan tersebut menjadi landasan kuat bagi ekspansi ekosistem Mira.
Mira dihadapkan pada sejumlah tantangan berikut:
Isu-isu ini mendorong diskusi di komunitas dan pasar, sekaligus memacu inovasi berkelanjutan pada Mira.
Komunitas Mira sangat aktif, dengan 13.021 pemegang token.
Di platform X, unggahan dan tagar seperti #MIRA sering menjadi sorotan.
Faktor seperti peluncuran proyek serta inovasi teknologi mendorong tingginya antusiasme komunitas.
Sentimen di X terpolarisasi:
Tren terkini menunjukkan sentimen beragam seiring proyek menjalani fase pengembangan awal.
Pengguna X aktif membahas teknologi verifikasi AI Mira, potensi AI otonom, serta performa pasar, menampilkan baik potensi transformasi maupun rintangan menuju adopsi arus utama.
Mira mendefinisikan ulang verifikasi AI dengan teknologi terdesentralisasi, menghadirkan validasi tanpa kepercayaan berbasis konsensus untuk operasi AI otonom. Komunitas aktif, sumber daya komprehensif, dan pendekatan inovatif menempatkan Mira pada posisi unik di ranah infrastruktur kripto dan AI. Kendati menghadapi tantangan teknis dan adopsi, semangat inovasi dan roadmap yang terarah membuat Mira berperan penting dalam masa depan teknologi AI terdesentralisasi. Baik Anda pendatang baru maupun pelaku berpengalaman, Mira layak untuk diikuti dan dieksplorasi.
MIRA merupakan mata uang kripto berbasis blockchain yang dirancang untuk memperluas akses keuangan terdesentralisasi dan meningkatkan efisiensi transaksi. MIRA mengatasi fragmentasi likuiditas dan tingginya biaya transaksi dengan menyediakan infrastruktur DeFi terpadu, memungkinkan penyelesaian cepat dan biaya rendah lintas sejumlah jaringan blockchain.
Token MIRA dapat dibeli melalui platform kripto utama dengan menggunakan fiat maupun mata uang kripto lain. Simpan token secara aman di hardware wallet, web wallet, atau solusi self-custody untuk keamanan dan kendali optimal.
MIRA memiliki suplai maksimum total 1 miliar token. Tokenomik-nya meliputi alokasi untuk insentif komunitas, pengembangan ekosistem, serta jadwal vesting tim guna memastikan keberlanjutan proyek jangka panjang dan tata kelola terdesentralisasi.
MIRA didukung pengembang blockchain berpengalaman dan investor kripto. Timnya terdiri dari profesional dengan keahlian di bidang DeFi, tokenomik, dan smart contract. Pengembangan berbasis komunitas menjamin transparansi dan desentralisasi dalam pertumbuhan serta tata kelola proyek.
MIRA adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan transfer aset lintas chain, otomatisasi smart contract, dan optimalisasi hasil DeFi. Fitur utama meliputi penyelesaian instan, kompatibilitas multi-chain, biaya transaksi rendah, dan keamanan meningkat melalui verifikasi kriptografis untuk interaksi Web3 yang mulus.
MIRA menggunakan protokol kriptografi canggih dan standar keamanan blockchain. Namun, seperti aset kripto lain, MIRA tetap menghadapi risiko seperti volatilitas pasar, kerentanan smart contract, dan perubahan regulasi. Anda disarankan melakukan riset menyeluruh sebelum berpartisipasi.
MIRA menonjol berkat efisiensi transaksi unggul, biaya rendah, serta protokol keamanan yang diperkuat. Mekanisme konsensus inovatifnya melampaui alternatif tradisional, menawarkan waktu penyelesaian lebih cepat dan skalabilitas tinggi dibandingkan proyek lain di kategori yang sama.
MIRA mencatat performa pasar yang solid dengan tren pertumbuhan konsisten. Data historis harga menunjukkan ketahanan melalui siklus pasar, dengan valuasi saat ini mencerminkan peningkatan adopsi dan utilitas. Pantau pergerakan harga dan tren volume perdagangan untuk mendapatkan wawasan pasar yang komprehensif.











